PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA

Penulis

  • Nur Fauziah Siregar IAIN Padangsidempuan

Kata Kunci:

pendekatan metakognitif berbasis masalah, kemampuan pemecahan masalah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan metakognitif berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMP Negeri 7 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang tediri dari 6 kelas yang berjumlah 137 siswa sedangkan sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen VIII-3 dengan jumlah 23 siswa dan kelas control VIII-5 dengan 24 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik random sederhana. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas kedua kelas sampel berdistribusi normal dan homogen. Perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai thitung = 4,534, sedangkan t-tabel pada taraf signifikan 5% = 2,014. Sehingga didapatkan thitung > ttabel (4,534 > 2,014), artinya hipotesis yang diterima adalah Ha yaitu terdapat pengaruh penerapan pendekatan metakognitif berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.

Referensi

Creswell, John W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fasikhun. (2008). Implementasi Pembelajaran Kelompok Dengan Pendekatan Metakognitif Yang Berbasis Teknologi Dikemas Dalam CD Interaktif Pada Materi Geometri di MAN Babakan Tegal. Tesis UNNES, Semarang. Tidak Diterbitkan

Fauzi, Kms.M. Amin. (2011). Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa dengan Pendekatan Pembelajaran Metakognitif di Sekolah Menengah Pertama. Disertasi PPs UPI, Bandung. Tidak Diterbitkan.

Goos, M. (1995). Metacognitive Knowledge, Belief, and classroom Mathematics. Eighteen Annual Conference of The Mathematics Education Research Group of Australia, Darwin, July 7-10-1995.

Haryati, F. (2015). Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Metakognitif Berbasis Soft Skil. Suska Journal of Mathematics education, Vol. 1 (1).

NCTM. (2017). Why is Teaching With Problem Solving Important to Student Learning .https://www.nctm.org/uploadedFiles/Standards_and_Positions/PSSM_EcecutiveSummary.pdf

Perangin-angin, S. dan Edi S. (2017). An Analysis of Students’ Mathematics Problem Solving Ability in VII Grade at SMP Negeri 4 Pancurbatu. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research.

Sutrisno, J. (2012). Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Geometri melalui Model Pembelajaran Investigasi Kelompok: Studi Eksperimen pada Siswa Kelas II SLTP Negeri 4 Bandar Lampung. Tesis Universitas Pendidikan Indonesia.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajara Inovatif-Progresif : Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Wahyudin. (2008). Pembelajaran dan Model-Model Pembelajaran.Jakarta: IPA Abong.

Unduhan

Diterbitkan

2018-12-03

Cara Mengutip

Siregar, N. F. (2018). PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA. REKOGNISI : Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260), 3(2), 1–13. Diambil dari https://jurnal.unusu.ac.id/index.php/rekognisi/article/view/96

Terbitan

Bagian

Articles