Pengaruh Media Stimulasi Gambar Terhadap Kemampuan Membaca Siswa di Kelas II SD Negeri 105286 Tandam Hilir I

Penulis

  • Ririn Safarina Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara
  • Zon Saroha Ritonga Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara
  • Rizka Hidayah Husin Lubis Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Kata Kunci:

Media Stimulasi Visual, Kemampuan Membaca, Siswa Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis kemampuan membaca siswa kelas II sebelum dilakukan stimulasi visual di SD Negeri 105286 Tandam Hilir I, (2) Menguji dan menganalisis apakah metode stimulasi visual menggunakan media gambar berpengaruh terhadap kemampuan membaca siswa kelas II di SD Negeri 105286 Tandam Hilir I. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiment. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 105286 Tandam Hilir I, yang berjumlah 19 orang siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttes. Dalam kegiatan uji coba tidak menggunakan kelompok kontrol. Desain ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil pretest dengan posttest pada kelompok yang diujicobakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengamatan dan perhatian siswa terhadap gambar mampu meningkatkan kemampuan membaca. Terdapat perbedaan nilai pretest dan posttest siswa kelas II SD Negeri 105286 Tandam Hilir I.

Referensi

Al-Khalili, A. A. (2005). Mengembangkan kreativitas anak. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Amir, A. (2016). Penggunaan media gambar dalam pembelajaran matematika. Jurnal Eksakta, 2(1).

Antal, A., & Paulus, W. (2008). Transcranial direct current stimulation and visual perception. Journal of Visual Perception, 37.

Ardiani, A. D. (2016). Pembelajaran Bahasa Indonesia pada anak berkesulitan belajar membaca siswa kelas V di sekolah dasar Bangunrejo 2 Yogyakarta. Jurnal Widia Ortodiktika, 5(12).

Ariyati, T. (2015). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui penggunaan media gambar berbasis permainan (Penelitian tindakan di Taman Kanak-kanak ‘Aisyiyah 5 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Kelompok B). (Master's thesis, Universitas Negeri Jakarta).

Dhieni, N., et al. (2008). Metode pengembangan bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Dimyati. (2006). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Fischer, H., et al. (2000). Brain representation of habituation to repeated complex visual stimulation studied with PET. Learning and Memory, 11(1).

Hairuddin, et al. (2007). Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti.

Hamalik, O. (2008). Media pendidikan. Bandung: Alumni.

Hamzah, & Nurdin. (2011). Belajar dengan pendekatan PAIKEM: Pembelajaran aktif, inovatif, lingkungan, kreatif, efektif, menarik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasbullah. (2010). Otonomi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Inayah, A. A. (2016). Pembelajaran pada anak berkesulitan belajar membaca, menulis di kelas III B SD Negeri Giwangan Tahun 2016. Jurnal Basic Education, 5(2).

Indriawati, D. (2013). Hubungan antara status gizi dan kecerdasan emosi terhadap kesulitan belajar anak usia dini (Studi korelasi pada siswa SDN Guntur 08 dan SDN Guntur 09, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Tahun 2012). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1).

Johannes, S., et al. (1996). Stimulation provides no evidence for a magnocellular processing defect. Neuropsychologia, 34(11).

Kastner, S., et al. (1999). Increased activity in human visual cortex during directed attention in the absence of visual stimulation. Neuron, 22.

Kawuryan, F., & Raharjo, T. (2012). Pengaruh stimulus visual untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak usia disleksia. Jurnal Psikologi Pitutur, 1(1).

KBBI. (2019). Kemampuan membaca. Retrieved from https://kbbi.web.id

Laely, K. (2013). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan media kartu gambar. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(2).

Latipun. (2015). Psikologi eksperimen. Malang: UMM Press.

Lestari, T. W., & Handayani, K. (2014). Pengaruh stimulasi visual, stimulasi auditori dan stimulasi taktil terhadap perkembangan anak usia 12-15 bulan di RW 02 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 2(1). Retrieved from http://um.ac.id

Loeziana. (2017). Urgensi mengenal ciri disleksia. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2).

Mustakim. (1994). Membina kemampuan berbahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional.

Phelps, M. E., Kuhl, D. E., & Mazziotta, J. C. (1981). Metabolic mapping of the brain's response to visual stimulation: Studies in humans. Science, 211(4489).

Praptiningrum, N., & Purwandari. (2009). Metode multisensori untuk mengembangkan kemampuan membaca anak disleksia di SD Inklusi. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 2(2).

Rahim, F. (2011). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Rehansyah, V. (2015). Penyuluhan disleksia. Retrieved from https://edoc.site/disleksia-2-pdf-free.html

Rosyida, F. (2018). Pengaruh kemampuan membaca dan aktivitas belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. JPE: Jurnal Pendidikan Edutama, 5(1).

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan anak (Edisi 6). Jakarta: Salemba Medika.

Sriani, D. (2015). Meningkatkan kemampuan membaca melalui media kartu huruf bergambar pada anak kelas A kelompok bermain Bunga Bangsa Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2014-2015. Retrieved from http://simki.unpkediri.ac.id/mahasiswa/file.artikel/2015/11.1.01.11.0011.pdf

Sari, E. A. (2016). Prevalensi anak berkesulitan belajar membaca disleksia di sekolah dasar inklusi. Jurnal Pendidikan Khusus, 9(1).

Sudarwanto, W., et al. (2018). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media stimulasi gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD Semester 1 Tahun 2017/2018. Jurnal Kalam Cendekia, 6(3.1).

Sumiatin, T. (2014). Stimulasi pengajaran dengan media gambar terhadap prestasi belajar anak retardasi mental. Jurnal Keperawatan, 5(1).

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Tarigan. (2008). Membaca: Sebagai suatu keterampilan berbahasa (Edisi revisi). Bandung: Angkasa.

Tjoe, J. L. (2013). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui pemanfaatan multimedia (Action research, Kelompok B TK. Kristen Anugerah Jakarta, Tahun 2012). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(1).

Vamela, J., et al. (2012). Persepsi siswa tentang proses pembelajaran oleh guru non PKN di SMA Bina Mulya Kedaton Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Pendidikan, 1(1).

Washburn, E. K., et al. (2011). Are preservice teachers prepared to teach struggling readers? Annals of Dyslexia, 61

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-01

Cara Mengutip

Safarina, R., Ritonga, Z. S., & Lubis, R. H. H. (2022). Pengaruh Media Stimulasi Gambar Terhadap Kemampuan Membaca Siswa di Kelas II SD Negeri 105286 Tandam Hilir I. REKOGNISI : Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260), 7(2), 1–10. Diambil dari https://jurnal.unusu.ac.id/index.php/rekognisi/article/view/151

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>