HUBUNGAN PEMBERIAN REINFORCEMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 106158 PEMATANG JOHAR

Penulis

  • Surya Andriani Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara
  • Zon Saroha Ritonga Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Kata Kunci:

Reinforcement, Motivasi Belajar, Siswa

Abstrak

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa, rendahnya kemampuan guru dalam menciptakan kondisi belajar yang aktif, kurangnya pemberian reinforcement positif, dan guru cenderung mengulangi reinforcement pada kesalahan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara reinforcement dengan motivasi belajar siswa di SD Negeri 106158 Pematang Johar.

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional, dilakukan di SD 106158 Pematang Johar dengan populasi sebanyak 98 orang dan sampel 98 orang ( = 0,05). Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian adalah angket dari masing masing variabel dengan Skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji koefisien korelasi product moment, dengan terlebih dahulu melakukan uji persyaratan seperti uji normalitas, homogenitas, dan linieritas

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh gambaran reinforcement pada kriteria sedang (mean = 26,1) dan motivasi belajar juga pada kriteria sedang ( mean = 42,47). Hasil analisis korelasi menunjukkan rxy = 0,221 sementara rtabel α= 0,05 (0,1986) dengan demikian dapat dikatakan terdapat hubungan positif antara reinforcement dengan motivasi belajar. Selanjutnya hasil uji t diperoleh 2,22 sedangkan t tabel dengan α = 0,05 diperoleh nilai ttabel = 1,98447. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi reinforcement maka semakin tinggi juga motivasi belajar siswa

Referensi

Alma, Buchari. 2010. Guru Profesional Menguasai Metode dan Terampil Mengajar. Bandung: Alfabeta
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Djamarah,
Syaiful Bachri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta Fathurrohman Pupuh, Suryana Aa. 2012. Guru Profesional . Bandung: Refika Aditama
Hamzah B. Uno. (2007). Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara.
Noor, Juliansyah. 2011. Metodologi Peneletian. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rhinneka Cipta
Usman, Moh Uzer. 2005. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya
Wahyudi. 2012. Mengejar Profesionalisme Guru. Jakarta: Prestasi Pustakaraya

Unduhan

Diterbitkan

2020-06-01

Cara Mengutip

Andriani, S., & Ritonga, Z. S. (2020). HUBUNGAN PEMBERIAN REINFORCEMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 106158 PEMATANG JOHAR. REKOGNISI : Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260), 5(1), 20–28. Diambil dari https://jurnal.unusu.ac.id/index.php/rekognisi/article/view/93

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>